Selasa, 19 April 2011

Pengertian Pendekatan Kardinal dan Ordinal

Apa Yang Dimaksud dengan Pendekatan Kardinal (Utility) :



Pendekatan nilai guna (Utility) Kardinal atau sering disebut dengan teori nilai subyektif : dianggap manfaat atau kenikmatan yang diperoleh seorang konsumen dapat dinyatakan secara kuantitif / dapat diukur, dimana keseimbangan konsumen dalam memaksimumkan kepuasan atas konsumsi berbagai macam barang, dilihat dari seberapa besar uang yang dikeluarkan untuk membeli unit tambahan dari berbagai jenis barang akan memberikan nilai guna marginal yang sama besarnya.

Kepuasan marginal (marginal utility)

Tambahan kepuasan yang diperoleh dari penambahan jumlah barang yang dikonsumsi

Hukum tambahan kepuasan yang semakin menurun (The Law of Diminishing Marginal Utility)

Berikut fungsinya:
U = f ( X1, X2, X3………, Xn )
U : besar kecilnya kepuasan.
X : jenis dan jumlah barang yang dikonsumsi.

Pendekatan Rata-Rata :
 
=

Kebutuhan Modal Permanen Ideal

Jumlah Modal Tertinggi + Jumlah Modal Terendah

2

=

1.800 + 1.380

2

Kebutuhan Modal Permanen ideal

= 1.590 X 24%

= 381,6

=

Jumlah ini merupakan titik maksimum yang boleh dibiayai oleh Modal Jangka Panjang, sehingga Biaya Modal Jangka Panjang
 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar